SMP SATU ATAP TERFIA HADIR  UNTUK MENJAWAB KESULITAN ANAK-ANAK KAMPUNG KAMDERA (TARFIA) YANG HARUS MENEMPUH LAUTAN DENGAN PERAHU DAYUNG MENUJU SMP NEGERI 1 DEMTA DENGAN AKURASI WAKTU 1 SAMPAI 2 JAM.

KESULITAN TRANSPORTASI DAN JARAK YANG CUKUP JAUH INI KADANG MEMBUAT PARA PELAJAR SMP ASAL KAMPUNG KAMDERA TIDAK MAKSIMAL DALAM MEMPEROLEH ILMU DI SMP NEGERI 1 DEMTA.

HINGGA PADA TAHUN 2009  MELALUI PEMERINTAH KAMPUNG KAMDERA YANG DINAKHODAI OLEH YONATHAN DAISIU MELAKUKAN KOMUNIKASI KE PEMERINTAH DAN PEMERHATI PENDIDIKAN LAINNYA DAN PADA 1 JANUARI 2009  AKTIVITAS BELAJAR MENGAJAR DI SMP SATU ATAP TARFIA PERTAMA KALI DILAKUKAN HANYA DENGAN 4 ORANG MURID DAN DUA ORANG GURU ATAS NAMA  PHILIPUS NORIWARI, S.Th DAN Alma ELIZABETH KAIWAY, S.Pd

DALAM PERJALANAN PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SMP SATU ATAP TARFIA YANG KINI SUDAH MEMASUKI SATU DEKADE TELAH MENAMATKAN HAMPIR 500 SISWA/SISWI ASAL KAMDERA, DENGAN TIGA KALI MENGGANTI PUCUK PIMPINAN SEKOLAH, MASING-MASING

ALMA ELIZABETH KAIWAY (2009-2013), YULIANA MANIAGASI, (2014-2018), JIMMY G.M. FITOWIN, S.Pd (2018, SAMPAI SEKARANG)